mEngapa waktu harus berlalu dan mengantarku pada usia dewasa???
mengapa begitu sulit untuk menjadi dewasa….?
….. aku rindu saat usiaku masih 4 tahun, ketika aku menarik baju ibuku dan merengek manja untuk membelikanku sepotong ice crEam, aku rindu riang tawaku bersama teman2 ku saat bermain prosotan dihalaman sekolah taman kanak2Q dulu..
…waktu merenggut segalanya….
mengapa ia tak bisa sedikit bersabar untuk menungguku dalam manja dan riaku masa kecil? mengapa ia begitu ingin cepat berlalu dan menarikku pada satu paradigma kehidupan……. ” dewasa”?
kadang aku merasa waktu begitu kejam, banyak yang ia renggut dariku… keriaan masa kecilku, keanehan2 masa eS-eM-Pe q dulu, ketika untuk pertama kalinya aku mengenal satu getaran aneh ketika aku menatap seorang anak laki2 di kelasku, dan keseruan masa eS-eM-aA q bersama teman2 yang se-hobby bermain musik bersamaku…
….. hampir tak dapat ku ingat, kapan dan dimana terakhir kalinya aku tertawa lepas…
semoga saja aku tidak lupa tentang bagaimana cara tertawa lepas seperti saat itu….
hhhhhhhh…..waktu…..
hanya ia yang tau mengapa ia harus berlalu dan membawaku pada satu kenyataan hidup baru sebagai seorang….. “dewasa”…
Benarkah aku telah “dewasa”????
aku sendiri tak mengerti seberapa tolok ukur untuk menjadi seorang dewasa….
….usia q kini 19 tahun lebih 7 bulan, aku hidup didalam keluarga kecil bersama ayah dan ibuku, satu rumah sederhana menjadi tempat kami merangkai memory kebersamaan kami… terlalu panjang untuk ku ceritakan tentang keluargaku, mungkin sedikit banyak keluarga kami sama halnya dengan keluarga2 normal lainnya…
satu hal paling berharga yang aku miliki di dunia ini adalah ibu Q…. aku hidup karena dia, disini aku masih bisa tersenyum untuk dia, aku dan ibuku sangat dekat, lebih dekat dari seorang sahabat. dia bisa menjadi segalanya untukku, kadang ia menjadi seorang kakak, sahabat karib ( kami sering tertawa dan menangis bersama ketika kami berbagi pengalaman kehidupan kami), ia juga bisa menjadi seorang malaikat bersayap yang sangat melindungi dan mengerti aku, she is my herro….. I feel so mean…
Ibu…
ia membuat segalanya menjadi “ada” untuk ku, bahkan berawa dari sebuah ketidakadaan ia lakukan apa saja agar menjadikan sebuah “ada” untukku…
….di mataku ia adalah wanita terindah dengan cahaya keemasan dalam pancaran tubuhnya dan gemercik kehangatan disetiap senyumnya…
aku disini masih berdiri, mengayuh harap bersebjatakan do’a darinya untuk mencapai satu cita, “aku janji bu… suatu saat nanti aku kan membuat ibu bangga dengan keberhasilanku, kita akan tertawa bersama menikmati segalanya, tak kan ku biarkan satupun tetes airmata kesedihan jatuh ke pipinu… hanya ku harap ibu masih sabar menanti, tunggu aku membawa impian itu berbunga, jangan lelah untuk memberiku nasehat, dan bawalah aku disetiap do’a yang kau minta…”
satu hal yang aku tahu bahwa “Tua itu PASTI tapi dewasa adalah PILIHAN”….
aku tak kan membiarkan waktu kembali berlalu dan menjadikan ku tua tanpa pernah aku belajar untuk menjadi dewasa….
aku ingin mengukir senyum dibibir tiap orang yang mengenalku…
oya… ternyata waktu tak pernah sekejam itu pada Q, ia hanya mengejarku dan memaksaku untuk melakukan sesuatu yang berarti dalam hidupku, hingga aku tak kan pernah sesali waktu yang telah berlalu itu dalam kesia-siaan….
life must go on…
hapus air mata kita bu, ayo sejenak kita ciptakan satu simpul senyum sebagai bekal semangat kita jalani hidup ini, aku janji bu… di suatu masa kita pasti bisa tertawa bersama menikmati indah hidup yang kita perjuangkan…
ya… saat itu pasti datang… tetaplah disini bu… disampingku… temani aku melangkah, kaena aku tak ingin sendiri…
n_think’s inside
cuap-cuap sahabat n_think's